MI Nurul Huda Bandung Trenggalek
"Membangun Logika, Menumbuhkan Karakter, Menginspirasi Prestasi."
MI Nurul Huda Bandung Trenggalek Jawa Timur membranding sebagai #math_school
Assalamuallaikum wr wb
Selamat pagi pembelajar!!!
Selamat Datang di Blog MI Nurul Huda Bandung Trenggalek
MI Nurul Huda Bandung Trenggalek adalah madrasah ibtidaiyah yang berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas dengan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, pembentukan karakter, dan penguatan kompetensi abad ke-21. Sebagai madrasah yang mengusung branding "Math School", kami menjadikan matematika sebagai budaya berpikir—melatih peserta didik untuk berpikir logis, kritis, kreatif, teliti, serta mampu memecahkan berbagai persoalan dalam kehidupan.
Melalui pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan, kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang menjadi pribadi yang beriman, berilmu, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Blog ini hadir sebagai media informasi dan komunikasi yang memuat berbagai kegiatan madrasah, prestasi peserta didik, karya guru dan siswa, inovasi pembelajaran, serta beragam inspirasi pendidikan. Semoga setiap informasi yang kami sajikan dapat menjadi jembatan kolaborasi antara madrasah, orang tua, alumni, dan masyarakat dalam mewujudkan generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
MI Nurul Huda Bandung Trenggalek dalam mempersiapkan generasi menjadikan matematika sebagai budaya berpikir—melatih peserta didik untuk berpikir logis, kritis, kreatif, teliti menggunakan metode Jarimatika (singkatan dari Jari dan Matematika) adalah metode berhitung matematika (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) yang ditemukan oleh Septi Peni Wulandani. Metode ini memanfaatkan 10 jari tangan sebagai "kalkulator" alami yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak usia dini.
Istilah "jarimatika" sebenarnya merupakan singkatan dari jari dan aritmatika, yakni metode belajar berhitung menggunakan jari tangan. Jika Anda menghubungkannya dengan penguasaan kata baku, ini adalah strategi asosiasi visual (mnemonik) yang sangat efektif untuk mengingat aturan atau pola ejaan, bukan untuk belajar matematika murni.
Mengapa pendekatan semacam ini sangat membantu dalam menguasai kata baku:
- Pola Terapan: Seperti halnya jari selalu melekat pada tubuh, metode visual/gerakan berbasis jari memberikan "alat bantu" permanen untuk mengingat pola ejaan yang sering membingungkan.
- Pembelajaran Asosiatif: Mengaitkan huruf atau suku kata tertentu dengan gerakan atau posisi jari memudahkan otak untuk mengunci memori jangka panjang, terutama bagi pelajar visual
- Penghafalan Interaktif: Mencegah kebosanan dibandingkan sekadar membaca. Ini sangat populer digunakan dalam konten edukasi bahasa Indonesia interaktif di media sosial (seperti trik jari untuk membedakan /af/, /ap/, /it/, atau /id/)






























